Tiga Fakta Kelemahan Zionis Yahudi dan yang bisa Menghadapinya adalah Khilafah

Ribuan massa membanjiri area lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, sabtu, 26 oktober 2024. Aksi massa dari Forum Masyarakat Muslim Semarang Peduli Palestina ini berjalan damai dan tertib.

Massa sangat antusias mendengarkan dan menjawab seruan demi seruan para orator aksi tersebut. Salah satunya adalah orasi dari Ustadz Nurwafi. Dimana beliau mengingatkan kepada peserta aksi bahwa Genosida yang dilakukan Zionis Yahudi La’natullah ini sudah berlangsung selama satu tahun. Dan beliau juga mengajak massa yang hadir jangan sampai bosan menyuarakan Palestina sampai Allah SWT memenangkannya, agar Palestina terbebas dari penjajahan zionis yahudi.

Bacaan Lainnya

Beliau juga menyinggung fakta – fakta bagaimana lemahnya Zionis Yahudi. Fakta yang pertama, Mereka sesumbar punya pertahanan yang tidak bisa ditembus oleh dron manapun, oleh semua senjata manapun. Tapi apa yang terjadi? Pertahanan mereka jebol, iron dome yang mereka bangga – banggakan jebol dihadapan kaum muslimin, hancur mitos itu.

Fakta yang kedua atas kelemahan Zionis Yahudi. Mereka mengatakan adalah tentara terkuat didunia, lihat bagaimana mereka terkencing – kencing dengan pasukan yang bukan negara, hanya militan, ormas yang mempunyai militer. Bayangkan hanya menghadapi mereka saja, mereka sudah terkencing – kencing, mereka stres, mereka gila, kesimpulannya mereka lemah.

Dan fakta yang ketiga, bahwa mereka sudah melakukan Genosida selama satu tahun, tetapi mereka tidak bisa mengalahkan kaum muslimin di Palestina. Padahal yang mereka hadapi adalah ormas, bukan negara, atau negara kecil sekalipun. Tetapi mereka tetep tidak bisa mengalahkan sampai hari ini.

Kemudian beliau menutup dengan menunjukan persoalan sebenarnya, kenapa Zionis Yahudi terkesan kuat, karena mereka punya ‘Backing’ dan mereka di suplay dana oleh Amerika Serikat dan sekutunya, negara super power yang saat ini berkuasa. Dan beliau juga menyebutkan bahwa yang bisa menghadapi mereka adalah kekuatan Khilafah.

“Hanya Khilafah yang bisa menghadapi mereka, negara super power dan sekutunya, kita tidak bisa berharap dengan negara bangsa kaum muslimin yang terpecah – pecah. Kita membutuhkan persatuan kaum muslimin, dan itu hanya ada pada Khilafah,” tutup ustadz Nurwafi didalam orasi tersebut. [Jd]

Pos terkait