Tragedi pembantaian yang dilakukan Zionis Yahudi terhadap Palestina terus berlanjut. Sudah lama Palestina hidup dalam kenestapaan dan ketidakmanusiawian. Namun mirisnya sudah setahun lebih kebengisan Zionis Yahudi tak kunjung berhenti. Bahkan, semakin banyak korban jiwa yang mati syahid karena serangan Zionis. Dari kaum muslimin, wanita, bahkan anak – anak dan bayi di Palestina, mereka semua dibantai habis – habisan. Namun, para pemimpin negeri – negeri Islam hanya diam saja. Tak berkutik, hanya bisa mengecam dan itu hanya bersifat formalitas saja. Tidak ada tindakan apalagi mengirimkan tentara untuk membantu Palestina.
Palestina adalah saudara kaum muslimin. Setiap muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, terlepas dari apakah ada hubungan darah ataupun tidak. Sehingga, jika terjadi suatu problematika terhadap kaum muslimin maka sudah seharusnya kaum muslimin yang lain juga wajib mengurusi. Apalagi dengan keadaan Palestina sekarang, yang mana sudah menjadi kewajiban bagi kaum muslimin untuk membantu, menolong, dan mencarikan solusi atas permasalahannya yang tak kunjung reda. Hingga ribuan jiwa menjadi korban atas kekejian Zionis Yahudi.
Wahai Penguasa, sampai kapan pemimpin kaum muslimin diam saja. Tidak malukah kalian dengan anak – anak dan bayi Palestina yang sedang menghadapi hujan roket dan peluru – peluru Zionis Yahudi? Tidak malukah kalian dengan perempuan – perempuan yang dibantai, diperkosa, dan dilecehkan? Tidak malukah kalian dengan lansia – lansia yang membutuhkan pertolongan?
Mereka semua adalah manusia bukan hewan tetapi mereka diperlakukan dengan tidak manusiawi. Wahai pemimpin tak malukah kalian? Tegakah kalian? Padahal kalian semua punya kekuasaan yang berperan kuat untuk menolong mereka. Wahai pemimpin ingatlah, diam dalam kedzaliman adalah dzalim.
Wahai pemimpin negeri – negeri kaum muslimin, kaum Palestina adalah kaum muslimin yang tidak lain adalah saudara seaqidah kita. Yang tanggung jawabnya ada di tangan kalian semua. Yang kepengurusannya harusnya menjadi urusan kalian semua. Namun, apa yang terjadi? Kalian lebih memilih menikmati kekuasaan diatas penderitaan rakyat Palestina. Tidakkah kalian takut akan hisab Allah Swt di akhirat? Ingatlah, hisab Allah sangat teliti dan adzab Allah amatlah pedih.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Maka janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (memintakan azab) terhadap mereka, karena Kami menghitung dengan hitungan teliti (datangnya hari siksaan) untuk mereka.” (QS. Maryam 19: Ayat 84)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman:
“Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 138)
Oleh karena itu, Wahai Penguasa, segeralah kembalikan kemuliaan dan kewibawaan Islam. Kembalikan Marwah Islam. Kembalikan kejayaan Islam dengan tegaknya Islam Kaffah. Umat muslim bukanlah umat yang lemah tapi umat muslim adalah umat terbaik .
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.” (QS. Ali ‘Imran 3 : Ayat 110)
Wallahua’lam bishshowaab. [Murli Ummu Arkan]





