Sia sia. Tak berguna. Tak berfaedah. Tak bermanfaat. Pasti kalah. Pasti menyesal. Siapa? Ko ngeri banget yah?
Ya, siapa saja yang ingin lepas dari perintah dan larangan Allah. Siapa saja yang ingin lari dari posisinya sebagai hamba Allah. Siapa saja yang menolak perintah dan larangan Allah. Siapa saja yang menentang apa yang Allah wajibkan. Maka semua pasti gagal. Semua yang menolak wajibnya khilafah. Siapa saja yang menghalangi dan mengingkarinya semua pasti gagal. Mengapa? Karena mereka melawan Allah. Bagaimana mungkin mereka akanpunya peluang berhasil? Bagaimana mereka akan punya peluang menang?
Mereka yang hari hari ini menolak syariat Islam. Menolak wajibnya jilbab, menolak poligami, menolak khilafah, menolak apapun dari Islam. Disisi lain malah mendukung pluralisme agama, kebebasan seksual, lagibete, dll kekufuran dan kemusyrikan. Maka sekeras apapun makar kalian pastilah puncaknya kalian mati.
Ujung ujungnya para penentang itu. Baik orang kafir maupun orang orang Islam yang zholim dan fasik semua mati. Puncak tertinggi segala upaya mereka adalah kematian. Sekuat apapun mereka tak akan bisa lari dari kematian. Dan selanjutnya mau atau tidak pindah ke alam barzakh untuk menunggu kiamat dan akhirnya menerima segala pembalasan apa yang telah mereka kerjakan. Orang kafir kekal di jahanam. Sementara muslim Zholim atau fasik akan menghuni neraka selama kehendak Allah sesuai kadar kedurhakaan nya kepada Allah.
Masih ingat kan namruz dan firaun? Mereka sudah binasa. Qorun? Pun sama. Hingga abu jahal dan abu Lahab juga sama. Apakah para penentang itu tak mengambil pelajaran?
Surat Yunus Ayat 92
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.”
Ngaji yuk! [Ustadz Abu Zaid R]





