Hasil ujian galibnya ada yang ga lulus. Pejuang Islam didikan langsung baginda nabi Muhammad Saw pun ada. Meskipun ini kategori bukan sekedar berhenti dakwah namun murtad. Salah satu yang ternama adalah Ubaidullah bin Jahsy.
Ubaidullah hijrah ke Habasyah bersama istrinya, Ummu Habibah binti Abu Sufyan. Saat hijrah Ubaidullah dipenuhi kebimbangan.
Ketika sampai di Habasyah, Ubaidullah memutuskan untuk murtad dan tak lagi beriman kepada Allah SWT. Ubaidullah memutuskan memeluk agama Nasrani.
Pada suatu hari, Ubaidullah pernah bertemu dengan sahabat-sahabat nabi yang berada di Habasyah. Dia pun mengaku tak lagi menjadi pengikut Rasulullah. Ibnu Ishaq menuturkan peristiwa salah seorang sahabat nabi yang bertemu dengan Ubaidullah.
“Muhammad bin Ja’far bin Zubair bercerita kepadaku dari Urwah yang berkata, ‘Ubaidillah berangkat (ke Habasyah) bersama kaum muslimin sebagai serorang muslim. Ketika telah tiba di negeri Habasyah, ia memeluk agama Nasrani,’” kata Ibnu Ishaq dalam kitab sirah nabi Ar Raudhul Unuf karya as-Suhaili.
Artinya sepanjang jaman ujian bagi pengemban dakwah selalu ada yang gagal alias tak lulus. Bahkan di jaman nabi Muhammad Saw pun ada. Apalagi di jaman kita ini. Oleh karena itulah tak ada diantara kita yang aman dari hal ini. Betapa senior nya kita dalam berjuang. Betapa pun puluhan tahun sudah pengalaman kita dalam dakwah. Tetap tak aman dari kemungkinan ga Istiqomah. Berhenti dari dakwah alias pensiun dari dakwah. Na’udzubillah min dzalik!
Sering kali kita dapati seorang yang awalnya begitu semangat dalam dakwah namun tak lama kemudian menghilang. Ada yang hanya beberapa hari, ada yang beberapa pekan, beberapa bulan, beberapa tahun hingga ada yang sudah belasan tahun atau pilihan tahun kemudian ujungnya menghilang dari Medan dakwah. Na’udzubillah min dzalik!.
Oleh karena itulah kita mesti terus menerus berupaya agar bisa tetap berada di jalan paling mulia ini. Dan berdoa selalu mohon kepada Allah hati yang teguh dan kokoh hingga tarikan nafas terakhir. Aamiin ya rabbal alamin. [Ustadz Abu Zaid R]
#Ngaji yuk!




