Majelis Ta’lim Uyunul Ummah mengadakan Tarhib Ramadhan di Lapangan Kridosono Blora yang diikuti sekitar 100 peserta. Acara dibuka dengan bersholawat bersama.
Ustadz Kartono sebagai pemateri pertama mengajak menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah ini dengan suka cita.
Beliau mengingatkan kepada peserta yang hadir akan pentingnya bersegera menjalankan syariat Allah. Dan beliau juga menyampaikan, bisa jadi ketika seorang hamba tidak bersegera menjalankan perintah atau syariat Allah, ada kemungkinan seorang hamba itu banyak berbuat maksiat yang menjadikan hati ini gelap, karena penuh dengan dosa.
Beliau juga menegaskan jangan sampai Ramadhan yang kita temui kali ini akan berbuah sia-sia begitu saja.
“Alangkah sia-sianya kita kalau kita mandapati bulan Ramadhan hanya mendapat lapar dan dahaga saja“, tegas beliau.
Sebagai pemateri kedua dan sekaligus sebagai penasehat majelis Uyunul Ummah, Ustadz Muhammad Nurwafi menyampaikan, Islam itu merubah bangsa yang biadab menjadi bangsa yang beradab. Islam juga mengubah masyarakat yang musyrik menjadi masyarakat yang beriman taat kepada Allah.
“Islam merubah bangsa yang biadab menjadi bangsa yang beradab, merubah bangsa yang berpecah belah menjadi bangsa yang bersatu. Merubah masyarakat yang musyrik menjadi masyarakat yang beriman”, tutur beliau.
Kemudian beliau melanjutkan, “Akidah itu punya konsekuensi, kalau Akidah tidak mempunyai konsekuensi berarti Akidahnya dangkal. Konsekuensinya apa? Seluruh urusan kita harus kita gantungkan kepada Allah SWT”. lanjut beliau.
Dan acara dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut dengan antusiasme peserta yang mau bertanya. Kemudian Acara ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Ustadz Amin.

