Jadilah Mantan Yang Baik

Ada sebuah ungkapan, “orang kalau sedang jatuh cinta, tai kucing pun berasa coklat“. Tetapi kalau sudah menjadi mantan, kebaikan segudang pun akan tertutupi oleh kedengkian yang ada. Hehehe.

Sedikit unek-unek, ini bukan soal ingin membahas tentang pasangan laki-laki dan perempuan yang sedang jatuh cinta ya, tetapi hanya ingin memberi gambaran tentang para mantan organisasi dakwah yang terus memfitnah organisasi dakwah yang dulu telah membimbingnya itu.

Bacaan Lainnya

Kecuali jika organisasi yang pernah dia bernaung didalamnya adalah organisasi yang sesat dan menyesatkan, yang menyalahi nilai-nilai syariat Islam, tentu si mantan punya kewajiban untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa organisasi tersebut adalah organisasi yang menyalahi syariat Islam, agar masyarakat menjauhinya dan tidak menjadi bagian dari organisasi tersebut. Beda lagi jika organisasi itu adalah organisasi dakwah yang memperjuangkan syariat Islam agar bisa ditegakkan, maka fitnah yang disebarkan oleh si mantan itu adalah suatu dosa besar yang kelak sangat berat pertanggungjawabannya di akhirat

Berbagai upaya untuk menghadang kebangkitan Islam (politik) memang sangat luar biasa, mulai dari belahan dunia barat sampai belahan dunia timur, mulai negeri ini sebelum merdeka sampai berganti rezim yang beraneka rupa. Bahkan, disiapkan program dan dana yang sangat luar biasa.

Para pendengki yang dimotori oleh Negara Barat itu tidak lelah dan berupaya keras untuk bagaimana caranya agar dakwah yang memperjuangkan Syariat Islam bisa dicegah. Mulai dari politik belah bambu sampai memanfaatkan mantan-mantan organisasi dakwah yang memperjuangkan Syariat Islam itu untuk bergabung dengan barisan mereka. Kemudian mereka, para mantan itu dibuatkan sebuah panggung yang tentu dengan pendanaan yang luar biasa.

Kembali lagi ke mantan…

Ada sebuah peribahasa yang sangat populer, yaitu “Jangan Meludah ke Langit“. Ini merupakan ungkapan yang berarti meludah ke langit lalu jatuh ke muka sendiri. Ungkapan ini memiliki arti bahwa perbuatan yang dzalim dan bodoh akan kembali kepada pelakunya sendiri. Seperti memfitnah sodara sesama Muslimnya sendiri. Apalagi yang difitnah adalah kelompok yang dimana mereka fokus dalam menegakkan kembali hukum-hukum syariat Islam.

Wahai para mantan, jadilah mantan yang baik, jangan karena kedengkian kemudian kalian menghembuskan fitnah yang tidak berdasar dan keji. Ingatlah akan firman Allah SWT, yang artinya;

“… Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan… ” (TQS. al-Baqarah: 191).

Wallahu’alam. [Jady Rembang]

Pos terkait