Gencatan Senjata Adalah Ilusi Bukan Solusi

Meskipun gencatan senjata telah disepakati dan dilaksanakan, Zionis Yahudi masih terus melancarkan serangannya ke Gaza, Palestina. Bahkan, serangan tersebut semakin meluas. Setidaknya, 14 orang tewas dan 40 orang lainnya luka – luka akibat serangan ini.

Dikutip dari laman cnbcindonesia.com (28/01/2025), Setelah gencatan senjata di Jalur Gaza dimulai pada 19 Januari lalu, Israel justru melancarkan serangan ke Jenin dan kamp pengungsian di wilayah Tepi Barat Palestina pada Selasa (21/01/2025). Serangan itu makin besar-besaran dan menyebar ke desa-desa sekitar di hari kelima aksi militer Israel pada Sabtu ini.

Bacaan Lainnya

Melihat hal tersebut, dunia tidak bisa berbuat apa – apa. Dewan Keamanan PBB yang notabene bisa menyelesaikan masalah dan memberikan perdamaian, nyatanya hanya isapan jempol belaka. Kecaman demi kecaman telah dilakukan oleh banyak negara, tak terkecuali Negara Arab dan Mesir. Namun, Zionis seolah tidak bergeming dan tidak menghiraukan hal itu, Justru, tindakannya semakin menjadi.

Gencatan senjata yang diharapkan bisa menghentikan serangan dan menjadi solusi perdamaian, hanyalah sebuah ilusi belaka yang ditawarkan oleh penjajah untuk menyenangkan dunia.

KH Rokhmat S. Labib, seorang Ulama Aswaja dalam sebuah Aksi Damai Muslim Peduli Palestina mengatakan bahwa gencatan senjata bersifat sementara. Artinya, begitu gencatan senjata selesai, maka Zionis akan kembali menyerang, mereka akan kembali menumpahkan darah Kaum Muslim di Palestina. Oleh karena itu, gencatan senjata bukanlah solusi terhadap masalah Palestina karena tidak bersumber dari Allah SWT. Lebih jauh, beliau menyampaikan bahwa solusi atas Palestina adalah dengan perang (Jihad) sebagaimana telah diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al Quran.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah : 190)

Dari ayat di atas telah jelas bahwa Allah SWT memerintahkan Umat Islam untuk memerangi orang – orang yang melakukan perang dengan Umat Islam. Artinya, apa yang telah dilakukan oleh Zionis kepada Kaum Muslim di Palestina harus diselesaikan dengan cara perang (Jihad Fii Sabilillah).

Oleh karena itu, Kaum Muslim harus bersatu dan mengambil sikap tegas membantu membebaskan Umat Islam Palestina dari Penjajah Zionis Yahudi dengan menyerukan yang keras kepada para penguasa negeri – negeri muslim agar segera mengirimkan pasukan tentaranya ke Palestina.

Wallahua’lam. [Abu Arkan]

Pos terkait