Umat Islam Harus Berdiri di Kakinya Sendiri

Sejak keruntuhan institusi satu – satunya yang dimiliki umat Islam, yaitu Daulah Khilafah Turki Utsmani sekitar 100 tahun yang lalu, umat Islam seolah bagai ayam tanpa induk. Bingung, selalu menjadi tertuduh, dan selalu menjadi objek penindasan.

Salah satu contoh yang sampai saat ini terjadi adalah penindasan yang dilakukan oleh kaum Zionis Yahudi laknatullah kepada saudara – saudara muslim kita di Palestina. Walaupun umat Islam di benua Asia ini sangatlah besar, tetapi tidak membuat Zionis Yahudi bergeming sedikitpun akan jumlah tersebut. Kaum Zionis Yahudi masih terus menerus menindas penduduk Palestina. Padahal kutukan demi kutukan telah dilayangkan kepada mereka. Itulah kondisi umat Islam di Palestina, belum lagi di Myanmar, China, dan yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Fakta membuktikan bahwa umat Islam hidup tanpa institusi Daulah Khilafah. Ketika mereka menjadi mayoritas di suatu negeri, mereka disuruh merendah atas nama toleransi. Tetapi ketika mereka minoritas, umat Islam selalu menjadi objek penindasan oleh kaum kafir.

Inilah kenyataan yang dihadapi umat Islam saat ini. Hal itu terjadi karena banyak dari umat Islam mengabaikan Islam itu sendiri. Setelah keruntuhan Daulah Khilafah, Islam hanya dijadikan sebagai agama ritual semata. Padahal, Islam adalah agama yang komprehensif disemua bidang, mulai dari sosial, politik, ekonomi, keluarga, sampai urusan individu pun telah ada aturannya didalam syariat Islam.

Sudah saatnya umat Islam mempunyai agenda sendiri. Agenda dimana menjadikan Islam sebagai satu – satunya solusi dari krisis multidimensi yang kita alami saat ini. Penerapan syariat Islam didalam bingkai daulah Khilafah adalah harga mati. Agar keberkahan Allah meliputi seluruh negeri. Maka dari itu, umat Islam jangan hanya mendompleng sistem Demokrasi Kapitalis yang sudah terbukti gagal, dan tentunya tidak membawa kebaikan apapun bagi kita Umat Islam dimanapun berada.  [Sahabat Pena: Jady Rembang]

Wallahu’alam…

Pos terkait