Jangan Salah Mengidolakan

Sekitar tahun 2001, saya pernah ngefans berat dengan grup rock asal Amerika. Tidak hanya hunting albumnya, tetapi juga mencari tahu lebih dalam bagaimana kehidupannya dan kebiasaannya. Semua itu untuk apa? Ya tentunya untuk ditiru dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Begitulah kekuatan ketika kita mengidolakan seseorang, sebisa mungkin bagaimana kita bisa meniru sang idola kita. Dan kebanyakan kalau sudah seperti itu, sudah tidak lagi memandang hal ini baik atau buruk, yang penting bisa mengikuti kebiasaan sang idola tersebut. Tidak lagi berfikir dampaknya untuk diri kita atau keluarga kita.

Bacaan Lainnya

Dan ternyata, kecintaan kita terhadap seseorang tidak hanya berhenti di dunia, tetapi juga akan kita bawa sampai akhirat. Ya kalau yang kita idolakan itu baik, kalau fasik bagaimana? Sudah barang tentu kita akan merugi serugi – ruginya.

Jadi ingat sabda Nabi Muhammad saw dalam hal ini,

Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” [HR. Bukhari]

Sebagai umat Islam, selain Nabi Muhammad saw, kita mempunyai banyak sekali orang – orang hebat dari kalangan Sahabat dan Tabi’in. Kenapa kita tidak mengidolakan mereka saja, yang jelas – jelas sudah terbukti akan kebaikannya, bahkan dari banyak Sahabat dikabarkan oleh Rasulullah dijamin masuk surga.

Ada pepatah mengatakan, “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”. Maka dari itu, sudah selayaknya dan seharusnya kita mulai mengenal para pendahulu kita, para Sahabat, Tabi’in, dan orang – orang hebat atau pahlawan di dalam Islam.

Kenalkan putra dan putri kita akan kisah – kisah mereka, agar tidak salah dalam mengidolakan, dan dengan harapan agar kita dan putra putri kita bisa meneladani Rasulullah, Sahabat, Tabi’in, dan orang-orang sholih/sholihah didalam Islam. Semoga kita kelak dikumpulkan dengan mereka. Aamiin Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamiin.

Wallahu’alam… [Sahabat Pena: Jady Rembang]

Pos terkait