2. Kurang ilmu
Faktor kedua yang berpeluang besar menyebabkan kita tak Istiqomah adalah kurang ilmu. Sebab semua perkara ada ilmunya apalagi untuk dakwah.
Kurang ilmu menjadikan kita lemah dalam memahami berbagai perkara termasuk dakwah sehingga bisa jadi kita kurang memahami mengapa kita harus berdakwah, mengapa kita harus dakwah berjamaah, apa problem utama umat ini, mengapa kita harus dakwah merubah masyarakat, mengapa harus mendirikan khilafah dll.
Jika kurang ilmu tentang berbagai perkara mendasar diatas maka bisa jadi gambaran detil betapa pentingnya kita harus berdakwah dengan metode tertentu pun kita kurang faham. Nah, kurang faham ini bisa mengakibatkan meremehkan atau minimal tidak menganggap berbagai perkara mendasar tersebut adalah penting. Misalnya anggapan bahwa dakwah toh bisa dengan jamaah apa saja. Dakwah toh bisa sendiri juga kan bisa buat pondok, majelis dll. Dakwah kan ga harus menggunakan metode seperti itu kan bisa metode yang lain. Kan dakwah ga harus khilafah bisa dakwah yang lain. Nah, anggapan anggapan semisal diatas muncul karena kurang ilmu dan akhirnya membuat kesimpulan kesimpulan yang keliru bahkan salah. Yang kemudian meremehkan dakwah pada akhirnya pergi dari dakwah. Dan gugur dari jalan dakwah sebab kurang ilmu ini sering terjadi.
Berbeda jika kita telah benar memahami Islam sebagai sistem hidup yang kaffah. Kemudian juga kita fahami tentang dakwah secara detil. Paling tidak poin poin yang dicontohkan diatas. Sehingga kita memahami betul mengapa kita harus begini dan tidak begitu dalam dakwah. Sehingga kita memahami betul bahwa dakwah bersama jamaah ini adalah perkara yang sangat berharga lebih dari emas permata. Hingga kita akan mempertahankannya dengan segenap jiwa dan berjuang hingga salah satu terjadi apakah kemenangan atau kematian.
Oleh karena itulah maka kita harus berupaya sebisa mungkin untuk memahami setiap aspek dakwah khususnya perkara perkara mendasar seperti contoh diatas. Tentu saja dengan ngaji sesama sungguh sungguh. Jika belum faham nanya kepada guru hingga faham. Kita lakukan dengan sungguh sungguh untuk setiap bagian dari kitab kitab yang kita kaji dalam ngaji pekanan. Ditambah dengan kita membaca berbagai buku atau kitab yang relevan yang mendukung apa yang sedang kita kaji. Kemudian kita juga sampaikan apa yang sudah kita fahami kepada orang lain sebagai upaya mendakwahkannya. Akan lebih bagus lagi jika kita juga membuat tulisan atau video yang kita siapkan kemudian kita minta komentar guru tentang tulisan atau video sebelum kita sebarkan di sosmed dll.
Islam itu diturunkan sebagian agama yang didasarkan pada ilmu. Maka baik itu ajaran Islam yang berupa aqidah maupun syariah wajib dipelajari sehingga kita berilmu. Setelah berilmu barulah kita bisa mengamalkan Islam dengan baik. Termasuk amal dakwah.
Semoga kita dimudahkan Allah SWT untuk Istiqomah ngaji dan memahami setiap perkara yang dikaji hingga mengamalkan ilmu kita dengan baik. Baik dalam kehidupan sehari hari maupun dalam kehidupan perjuangan menegakkan Islam kaffah dalam sistem khilafah.
Semoga kita diberikan mudah, berkah dan Istiqomah untuk semua urusan kita. [Ustadz Abu Zaid R]
#Ngaji yuk!




