Manifestasi Politik Isra’ Mi’raj: Jihad dan Khilafah Untuk Palestina

Masalah Palestina bukanlah persoalan dalam lingkup satu negara yg harus diselesaikan oleh negara itu sendiri, melainkan menjadi kewajiban bagi negara – negara Islam lain untuk membantu penyelesaiannya karena Palestina adalah bagian dari Negara Islam yang pernah diwariskan oleh Rasulullah SAW kepada Umat Islam. Sehingga sudah selayaknya, sebagai Umat Islam dari berbagai negara utamanya kepada para penguasa negeri – negeri Muslim untuk turut membantu pembebasan Palestina dari penjajahan Zionis Yahudi dengan mengirimkan tentaranya ke Palestina.

Isra’ Mi’raj menjadi sebuah momentum penting bagi Umat Islam didalam menerapkan Islam Kaffah. Dimana seluruh sendi kehidupan diatur menggunakan Hukum Islam. Jihad merupakan perkara penting dalam Islam yang berhubungan dengan pencegahan dan pemusnahan penjajahan dari muka bumi. Dan itu semua harus diwujudkan dalam sebuah institusi Negara yang disebut Khilafah.

Bacaan Lainnya

Gencatan senjata yang diharapkan bisa menjadi solusi perdamaian di Palestina, ternyata pada prakteknya tidak bisa berjalan mulus. Gencatan senjata hanyalah sebuah ilusi penjajah Zionis Yahudi yang dilakukan untuk meredam kecaman dan amarah yang mengarah pada mereka. Selain itu, gencatan senjata hanya bersifat sementara. Artinya, setelah perjanjian selesai maka Zionis akan kembali melakukan penjajahan dan penyerangan di Bumi Palestina. Oleh karena itu, solusi atas permasalahan di Palestina bukanlah dengan gencatan senjata, melainkan harus dengan berperang (Jihad Fii Sabilillah) sebagaimana telah diperintahkan Allah SWT dalam Al Qur’an Surat Al Hajj ayat 39 berikut,

Diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan sungguh, Allah Maha Kuasa menolong mereka itu.” (QS. Al-Hajj : 39)

Dari ayat di atas telah jelas bahwa Allah memerintahkan Umat Islam untuk memerangi orang – orang yang berbuat dzalim dan aniaya yaitu mereka yang mengusir orang – orang Muslim dari negerinya tanpa alasan yang dibenarkan Syara’.

Ustadz Oscar, salah satu Ulama dari Semarang dalam Aksi Bela Palestina yang digelar pada hari Ahad, 02 Februari 2025 di Pusat Kota Semarang menyampaikan bahwa akar masalah di Palestina adalah penjajahan Entitas Zionis yang dibantu oleh Barat dan antek-anteknya. Sementara para penguasa Negeri Muslim hanya diam karena telah diracuni oleh paham Demokrasi dan Nasionalisme yang membelenggu mereka untuk bisa membantu Palestina.

Akar masalah Palestina adalah penjajahan yang dilakukan oleh Entitas Zionis Yahudi dengan bantuan Barat dan antek-anteknya. Sementara penguasa Negeri – negeri Muslim hanya diam karena telah diracuni oleh paham Demokrasi dan Nasionalisme yang membelenggu mereka untuk bisa membantu Palestina“. terangnya.

Beliau juga menambahkan bahwa solusi yang bersumber dari Allah SWT dan Rasulullah SAW untuk masalah Palestina adalah Jihad dan Khilafah.

Oleh karena itu, perwujudan dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini adalah menerapkan solusi Islam terhadap persoalan di Palestina dengan perintah Jihad Fii Sabilillah dan dalam bingkai Negara Khilafah sekaligus mencampakkan gencatan senjata yang merupakan solusi semu yang ditawarkan oleh kafir penjajah dan antek – anteknya.

Wallahua’lam. [Abu Arkan]

#AynalMuslimun
#WeNeedKhilafah
#SaveP4lest1ne
#AksiDamaiUmatPeduliPalestina

Pos terkait