Mengukir Peradaban Lewat Tulisan

Foto: majalahpendidikan.com/Jakarta Book Review

Menulis untuk Peradaban? Ya. Kenapa tidak?

Peradaban adalah  kumpulan pemahaman yang didasari oleh satu akidah tertentu. Jika kita melihat peradaban saat ini, amatlah memprihatinkan. Diakui atau tidak, saat ini kita berada di tengah – tengah peradaban yang rusak dan penuh kesesatan. Kerusakan, kedzaliman, kemaksiatan, dan kejahatan terjadi dimana-mana.

Bacaan Lainnya

Kenapa peradaban seperti itu bisa terjadi? Tidak lain karena pemahaman yang dimiliki umat saat ini amatlah jauh dari Islam. Ya, pemikiran saat ini yang merasuki umat adalah pemahaman Sekulerisme – Kapitalistik, baik yang terjadi pada muslim maupun non muslim. Pemahaman inilah yang menjadikan umat jauh dari agama sehingga banyak kemaksiatan dan kedzaliman yang terjadi. Walhasil terwujudlah adanya peradaban yang rusak. Dalam benak umat akhirnya yang terpikirkan adalah untuk memperoleh kesenangan materi dan duniawi saja. Tidak paham halal – haram, tidak takut dosa dan adzab.

Maka, saat ini  kita harus mulai mengubahnya menjadi peradaban yang mulia, yang tidak lain adalah peradaban Islam. Caranya bagaimana? Salah satunya yaitu dengan wasilah menulis. Jika kita bisa menelurkan tulisan-tulisan dakwah,  sejatinya kita sudah menorehkan jejak dan pemahaman bagi peradaban ini. Ide yang kita tulis akan mudah untuk dibaca, disebar dan dikenang dalam pemikiran seseorang. Apalagi di zaman kecanggihan teknologi saat ini, informasi dan pemahaman mudah untuk didapatkan. Lebih-lebih jika karya itu sudah menjadi buku. Maka nama dan ide kita akan dikenang dalam peradaban ini dan penyebaran Islam bisa semakin massif.

Makanya tak heran jika Al Qur’an pun juga dibukukan di masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab. Jika tak ada mushaf Al-Qur’an, mungkin kita saat ini akan kesulitan untuk membaca dan memahami Al Qur’an. Selain itu juga banyak tulisan – tulisan karangan ulama yang dibukukan, yang mampu memberikan ilmu bermanfaat, yang akhirnya banyak orang tercerahkan, menjadi paham Islam dan menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah Swt. Semua itu karena tulisan. Keren bukan? Peradaban bisa berubah lebih baik karena adanya tulisan.

Coba pikir, jika banyak orang yang mengenal Islam lewat tulisan-tulisan kita sehingga mereka menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah Swt.  Artinya, kita sudah menyumbangkan ide kita untuk memperbaiki peradaban saat ini. Keren kan? So, menulis untuk peradaban amatlah penting. Tidak usah berkecil hati dengan tulisan kita. Setiap tulisan pasti ada pembacanya. Yuk, mulai semangat menulis untuk membangun peradaban Islam,  yang mana sangatlah dibutuhkan umat saat ini. Semoga menjadi amal sholih kita yang bisa kita petik di akhirat kelak. [Murli Ummu Arkan (Pegiat Literasi)]

Wallahu a’lam.

Pos terkait